DP3AP2KB Kab. PPU menggelar kegiatan evaluasi TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) dan komitmen berkelanjutan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Genting) di aula lantai 3 Setkab PPU, Rabu, (10/12/2025). Kegiatan ini guna mereview terhadap kinerja tahunan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), mengevaluasi seluruh stakeholder yang menangani stunting dapat lebih bersinergi, dan komitmen berkelanjutan mitra kolaborasi baik dari pemerintah dan swasta selaku OTA (Orang Tua Asuh) demi mewujudkan generasi emas bebas stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dp3ap2kb, selaku sekretariat TPPS, melaporkan bahwa kegiatan evaluasi ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir di 2025 yang Dp3ap2kb laksanakan sebelumnya yaitu :
1. Pertemuan asistensi dengan BPKP di ruang Sekretaris Daerah Kantor Bupati.
2. Melakukan koordinasi dengan tim pps pada tanggal 28 Oktober 2025 di Gendung Aula Kecamatan PPU.
3. Melaksanakan pertemuan para penginput data yang terdiri dari Puskesmas, PKB dan Kecamatan Sekabupaten PPU dikoordinir oleh Bapelitbang pada tanggal 3-4 November 2025 di ruang rapat lt. 3 Bapelitbang.
4. Pertemuan dengan mitra Orang Tua Asuh Stunting pada tanggal 28 November 2025 di Balai Penyuluh KB Kec. Penajam.

Pelaksanaan evaluasi ini juga didukung oleh kehadiran berbagai pihak penting, mulai dari Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah , Ketua Tim Penggerak PKK , Pimpinan Perusahaan Mitra, Perwakilan Universitas Gunadarma, Kepala KUA, Kepala UPT  Puskesmas , hingga Forum Ketua RT dan Penyuluh KB.

Dihadiri oleh Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin., dalam sambutannya mengatakan stunting di Kab. PPU naik, tahun 2023 menurut data SKI 24,6% menjadi 32% berdasarkan data SSGI 2024. Angka ini tidak bisa disanggah tetapi menjadi Trigger (pemicu) untuk Bersama terlibat dalam penanganan stunting dan juga adanya dukungan dari semua mitra orang tua asuh stunting.

“masalah stunting ini masalah nasional, sehingga tidak bisa diselesaikan hanya satu dinas saja, tetapi harus saling bersinergi dan berkolaborasi dalam pemberian intervensi serta pelaporan,” tegas Wakil Bupati PPU.

Acara dilanjutkan dengan sesi penandatanganan komitmen bersama. Para Pimpinan Perusahaan Mitra Percepatan Penurunan Stunting dan perwakilan organisasi masyarakat yang hadir secara resmi menandatangani dokumen komitmen, menyatakan kesediaan mereka untuk menjadi Orang Tua Asuh (OTA) Stunting. (Syr)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.