Penajam – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dp3ap2kb) Kabupaten Penajam Paser Utara menghadiri kegiatan musyawarah rencana kerja program perlibatan dan pengembangan masyarakat yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS), bertempat di Cafe Borneo Tiram Kelurahan Waru, Kamis (29/01/2026).
Musyawarah ini dilaksanakan sebagai bagian dari konsolidasi pemangku kepentingan dalam rangka perencanaan dan penyusunan program PPM PHKT Tahun 2026 agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah di wilayah operasi perusahaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai perangkat daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara, antara lain Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Ketahan Pangan, Dinas P3ap2kb, Penyuluh KB, para Camat dan Lurah, serta perwakilan perusahaan dan masyarakat penerima manfaat program.
Selain instansi pemerintah, musyawarah ini juga melibatkan perwakilan kelompok masyarakat penerima manfaat, seperti Program Gerbang Insan Mapan, Program PUSAKA, Program Semur Cendawan, serta Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Tanjung Berseri. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkaya masukan dan memastikan program PPM yang dirancang tepat sasaran.
Agenda kegiatan meliputi sambutan dari manajemen PHKT, perwakilan perangkat daerah, serta Camat Waru, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana kerja program PPM tahun 2026, diskusi dan sesi tanya jawab bersama seluruh peserta. Melalui forum ini, PHKT berupaya menjaring aspirasi dan masukan untuk pengembangan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
PHKT menyampaikan apresiasi kepada seuluruh pemangku kepentingan atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin, serta berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Adapun Dp3ap2b menyampaikan masukan usulan program adanya kegiatan sosialisasi tentang GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) untuk berpartisipasi dalam penanganan dan pencegahan stunting, program sosialisasi pernikahan dini. Usulan Kadis P3ap2kb adanya bantuan berupa dukungan dari PHKT tentang pembinaan kelompok POKTAN yang ada di Dinas P3ap2kb dan dukungan terhadap CATIN (Calon Pengantin). (Syr)