PENAJAM – Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) melalui pelatihan pengolahan kerajinan limbah sabut kelapa di gelar oleh Dp3ap2kb Kab. PPU di Balai Penyuluh KB Kec. Penajam, PPU, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta dan kapasitas ekonomi perempuan kepala keluarga dengan memberikan mereka keterampilan yang dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini bekerjasama dengan pendiri Kriya Inovasi Mandara (KIM) Ibu Rusni Febrianti selaku narasumber kegiatan yang juga merupakan pendamping PEKKA Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pelatihan pengolahan kerajinan limbah sabut kelapa tersebut diikuti oleh 30 perempuan kepala keluarga dari Kelurahan Sungai Parit, Nipah-Nipah, Saloloang, Lawe-lawe dan Nenang.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (KGPP) Ibu Hery Handayani mengatakan bahwa Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) memegang peran yang sangat strategis. Ibu-ibu adalah tulang punggung yang tidak hanya mengasuh anak, tetapi juga berjuang keras menopang ekonomi keluarga.
“Mandiri secara ekonomi adalah kunci martabat dan kesejahteraan keluarga. Seperti kata pepatah, beri kami kail, kami akan pancing ikan selamanya. Pelatihan ini bukan sekedar kail, ini adalah jaring baru yang akan ibu-ibu gunakan untuk menjemput rezeki yang lebih baik.” Ujarnya, Kamis (27/11/2025)
Melalui kegiatan ini diharapkan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) menerapkan ilmu dan keterampilan baru yang didapat di dalam kehidupannya sehingga mampu mandiri secara ekonomi dan meningkatkan ekonomi keluarga.